Macam Alergi Pada Anak dan Gejalanya

Alergi Pada Anak Comments Off 56

Agar menghindarkan anak dari reaksi alergi yang bisa saja membahayakan, setiap orang tua harus tahu penyebab alergi beserta faktor risikonya. Pasalnya ada banyak macam alergi dan gejalanya yang bisa saja berbeda tiap anak karena kondisi tubuh mereka juga berbeda-beda. Itulah pentingnya mencari informasi dan juga melakukan pengamatan serta pencegahan

Contoh Alergi Beserta Gejalanya

Alergi Pada Sistem Pernapasan

Gejala alergi yang timbul pada sistem pernapasan biasanya terjadi akibat paparan dengan alergen yang terhirup. Macam alergennya bisa bermacam-macam mulai dari bulu binatang, asap, debu, serbuk sari bunga serta polusi udara lainnya.Sistem pernapasan kita terdiri dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Tanda-tanda alergi apda sistem pernapasan antara lain anak sering kambuh sesak napasnya hingga menimbulkan mengi. Sesak juga bisa disertai dengan batuk yang berdahak. Reaksi sesak ini juga seringkali timbul dan hilang dengan sendirinya. Anak juga sering pilek serta bersin dan hilang dengan sendirinya dalam waktu yang relatif cepat.

Macam Alergi Pada Anak dan Gejalanya

Tanda lainnya adalah alergi di hidung yang disertai dengan rasa gatal serta perih pada hidung, telinga dan langit-langit mulut. Selain itu alergi pada sistem pernapasan juga sering membuat anak mengalami radang ternggorokan. Alergi di hidung ini sering disebut dengan rhinitis alergi. Gangguan ini merupakan gangguan yang paling umum terjadi. Peradangan ini akan terjadi secara berkelanjutan dan musiman.

Tanda lain yang bisa disebut sebagai alergi adalah asma. Gangguan ini akan menyebabkan anak susah bernapas karena saluran udara bronkialnya menyempit yang mengakibatkan aliran udara ke paru-paru berkurang. Gejala umumnya adalah batuk disertai napas yang pendek serta berbunyi dan dada sesak.

Alergi Pada Kulit

Gejala alergi pada kulit bisa diakibatkan kontak langsung dengan alergennya atau karena makanan. Gejala yang sering timbul meliputi kulit yang berubah kemerahan, timbul bisul kecil berisi cairan yang sangat gatal. Daerah yang terkena pengaruh dari alergi biasanya terjadi di kedua sisi badan serta simetris. Misalnya pada bagian tangan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri dan lain-lain.

Seringnya tanda alergi ini timbul pada siku, pipi, pergelangan tangan, tengkuk, lipatan tubuh serta anggota gerak bawah. Biasanya bentol maupun bercak kemerahan tersebut memiliki bentuk kubah dengan ukuran yang bermacam-macam. Bisa dikatakan gejala umum reaksi alergi ini terbagi menjadi dua, yaitu utikaria dan eksim.

Eksim merupakan peradangan kulit yang disebabkan bakteri yang berkembang di kulit. Ciri khasnya adalah kulit yang melepuh berwarna merah di kulit dan merupakan kumpulan. Lepuhan ini saat pecah akan menghasilkan cairan dan menjadi sangat gatal. Saat cairan kering, kulit yang terdampak akan menjadi bersisik.

Urtikaria menyebabkan perubahan kulit menjadi merah pucat disertai benjol bengkak di wilayah kulit yang terpapar alergen. Sensai gatal bahkan terbakar atau tersengat bisa timbul di wilayah tersebut.

Alergi Pada Sistem Pencernaan

Jika dibandingkan dengan dua alergi yang lain, alergi pada sistem pencernaan merupakan gangguan yang memiliki tingkat risiko terbesar. Ada tiga faktor yang menyebabkan seorang anak mempunyai alergi semacam ini yaitu faktor bawaan, imaturitas usus atau saluran cerna yang belum matang, serta karena kontak dengan alergen yang bisa dikarenakan faktor pencetus.

Gejala yang paling sering timbul karena alergi ini adalah diare. Jika cukup parah, diare yang dialami anak bisa disertai darah dan lendir sehingga kerap disalahartikan dnegan disentri. Kemudian reaksi alergi lainnya adalah kembung maupun mual dan muntah. Jika cukup parah bisa mengakibatkan kolik yang pasti menyakitkan bagi anak.

 

Back to Top